Langsung ke konten utama
My Best Friend Forever :* ;3 :D

Ini ni, sahabat ku dari awa sampai akhir. suatu saat aku bakalan menceritakan dia kok :), tapi engga sekarang, klo nyeritain ttg dia, mungkin bakalan panjang bgt ceritanya wkwkwkkwkw, tapi gk segitunya juga sih yaaa :D. oia, foto  ini adalah foto dimana aku sama donad masih menginjak awal awal SMA kece yak B). alay dikitlah, bangga-banggain diri dulu #eh tapi bukan maksudku buat sum'ah riya dsb lo yaaw :D

 ini ni gan, foto yang paling aku suka, gak tau kenapa aku suka banget sama foto ini. klo suka beneran biasanya idak disertai alasan lo. berarti sukaku bukan didasari sebuah kata "karena" lo ya #mah ngopo -_-"

 sebenernya foto ini mirip sama yang di atas. cuman foto yang ini lebih kelihatan menjiwai. liat Donad. dia tampak menjiwai sekali wkwkkwkwk. :P

nah ini dia gan. foto yang sedikit narsis wkwkkwkwk, biar narsis penting tep kece wkwkkwkwkk. ah bodo ah mau kece mau alay tau mau cantik serah lah, aku udh ilfeel sama kata cantik. menurutku kata-kata itu tak harus diucapkan untuk sebuah pujian.


oke,untuk penutup aku punya kata-kata keren lo :o. terkadang seseorang lebih memlih hancur dengan pujian dari pada terbangun oleh kritikan. sekian Bye ~  NA#

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tulisan random malam ini Beberapa waktu ini, aku ngelihat story orang-orang yang dulu menyatakan serius ingin menikahiku, atau laki-laki yang dulu pernah mencoba mendekatiku. Satu per satu dari mereka mulai menemukan seseorang yang membuatnya merasa utuh. Seneng sekaligus menjawab pertanyaanku dulu sih. Apakah mungkin? ada orang yang mau bertahan, menungguku tanpa sebuah kepastian sampai akhirnya aku benar-benar menyelesaikan pendidikanku lalu mengiyakan dia untuk mengetuk pintu orangtuaku. Apakah mungkin, ada orang yang sesabar itu, menunggu aku yang bisa saja ditunggu orang lain juga? Aku tidak terlalu yakin dengan itu. Aku tidak pernah mengiyakan orang-orang yang datang untuk serius sebab pendidikanku masih berlangsung. Pun tidak pernah mau agar dia menungguku hingga selesai. Rasanya, ucapan bersedia ditunggu akan membuatku terikat, tidak bebas dengan ikatan yang Allah tidak suka. Orang orang sering menyebutnya sebagai komitmen. Huh, ada ada saja. Menurutku, kata komitmen sama saja ...
 Manusia yang selalu merasa kurang Ada kalanya, manusia menjadi begitu mengasihankan senyum tipis sambil meringis ketika menghadapi kepahitan hidup merasa selalu kurang padahal Tuhan selalu memberi kenikmatan lebih Batinnya tertutup oleh perasaan kurang, Kurang cantik lah,  kurang mulus lah kurang putih lah, kurang! Kurang! dan selalu kurang! Padahal Tuhan sudah berpesan dalam kalamnya وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". — Surat Ibrahim Ayat 7 Selalu merasa kurang! kurang! dan Kurang! Kufur kamu! Tuhan memberi banyak nikmat, tapi sadarmu hanya pada kurangnya saja. Bagaimana mungkin hidupmu akan bahagia?  Jika merasa cukup dan bersyukur dengan pemberian-Nya saja enggan? Bagaimana mungkin hidupmu ba...